Header


Delegasi Tabayun
Download Relaas Delegasi Tabayun


SIPP PA SIDRAP
Sistem Informasi Penelusuran Perkara PA Sidenreng Rappang


putusan.mahkamahagung.go.id
Portal Akses Informasi Putusan di Lingkungan Peradilan

 
komdanas.mahkamahagung.go.id
Portal Komunikasi Data Nasional di Lingkungan Peradilan

×

Error

Could not load feed: https://www.pta-makassarkota.go.id/seputar-pengadilan-agama/feed/rss/

Sidang Pemeriksaan Sempat Desa Abbokongeng Kelurahan Lakessi dan Desa Betao Riase 2019

Klick To Gallery

      Kamis, 1 Agustus 2019, Pengadilan Agama Sidenreng Rappang kembali melaksanakan sidang pemeriksaan setempat (PS) atas salah satu perkara sengketa harta bersama antara pasangan suami isteri Nurdin dan Rohana. Objek sengketa berada di tiga lokasi kecamatan yang berbeda, yaitu Desa Abbokongeng Kecamatan Kulo, Kelurahan Lakessi Kecamatan Maritengngae dan Desa Betao Riase Kecamatan Pitu Riawa. Pukul 10.30 wita, majelis hakim yang diketuai Dr. Mukhtaruddin Bahrum, S.H.I, M.H.I. bertolak menuju lokasi pertama, yaitu Desa Abbokongeng Kecamatan Kulo. Mengawali sidang pemeriksaan setempat di lokasi pertama, Majelis Hakim dibantu tim lapangan memeriksa 3 objek sengketa berupa sebidang tanah serta bangunan rumah panggung di atasnya kemudian diperiksa pula sebidang tanah perumahan yang tak jauh dari objek sebelumnya. Pemeriksaan pertama ini berjalan lancar dan sesuai fakta yang diajukan oleh penggugat.

 Beralih ke lokasi kedua yaitu Kelurahan Lakessi Kecamatan Maritengngae yang berjarak 20 menit dari lokasi pertama, rombongan memeriksa sebidang tanah perumahan yang luasnya 60 are menurut pantauan tim dilapangan. Pemeriksaan dan pengukuran objek sengketa di lokasi ini juga berlangsung dengan lancar.

Tidak membuang waktu lama, setelah selesai melakukan pemeriksaan dan pengukuran di lokasi kedua, rombongan lalu bergegas menuju lokasi ketiga yaitu Desa Betao Riase Kecamatan Pitu Riawa yang berjarak kurang lebih 1 jam perjalanan dari lokasi kedua. Perjalanan yang cukup menantang karena harus menempuh jalan yang menanjak ditambah banyaknya kondisi jalan yang rusak. Syukurnya, tidak sedang musim hujan sehingga tidak ada insiden berarti yang menyulitkan selama perjalanan. Setiba di lokasi ketiga yang merupakan sentra penghasil durian di Kabupaten Sidrap, majelis hakim langsung memeriksa 4 objek berupa 3 tanah kebun dan 1 sawah. Pemeriksaan berjalan lancar meskipun memakan waktu lebih lama dibanding objek sengketa di lokasi pertama dan kedua. Wajar saja, yang harus diperiksa dan diukur adalah 3 tanah kebun dengan luas sekira 3 Ha serta sebidang tanah sawah yang untuk menuju kesana rombongan harus berjalan kaki cukup jauh sekitar 2 km karena lokasi tak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

Selain objek sengketa berupa tanah, majelis juga memeriksa objek sengketa berupa satu unit mobil pick-up, satu unit motor dan satu unit traktor. Ketiganya dalam kondisi berfungsi dengan baik. Oleh Majelis Hakim, ketiga objek tersebut diperiksa secara fisik, antara lain dengan melihat nomor mesin dan nomor rangka dua kendaraan tersebut dan ternyata telah sesuai sebagaimana yang tertera dalam gugatan.

Tak terasa, pelaksanaan sidang pemeriksaan setempat berlangsung selama kurang lebih enam jam dan rombongan tiba kembali di kantor Pengadilan Agama Sidenreng Rappang pada pukul 18.00 WITA.

JoomShaper